Saturday, July 24, 2010

Surat Dari Akhawat Palestin..

Surat dari Akhawat Palestin..

Assalamualaikum sahabat-sahabat yang dikasihi..

Sebenarnya, bila membaca saja warkah ini..terusnya mengalir rasa kasih sayang yang tinggi terhadap para muslimah di Palestin. Inilah di antara kehebatan islam...kita tidak pernah berjumpa..kita tidak pernah duduk bersama...kita tidak pernah berhubungan apa-apa...namun, kebersamaan itu merentasi benua..kasih sayang itu tetap wujud kerana kita tahu..kasih sayang itu adalah kerana Allah. Kita menyintai saudara kita kerana dia juga menyintai Tuhan yang kita cintai...

Dari pengalaman bertemu Ummu Muhammad dulu, serta beberapa isteri para mujahidin ketika kedatangan mereka ke Kuala Lumpur baru-baru ini, memang benar saya rasai..deru-deru semangat perjuangan yang mengalir dalam diri mereka adalah sesuatu yang real..Inilah yang Abu ayyash katakan dulu..mereka adalah orang2 yang menjalani tarbiah secara benar dan mereka mempraktikkannya...Kerana apa..? kerana Allah memilih mereka hidup dalam keadaan tertekan..demi mempertahankan Al-Aqsa..Kiblat pertama Ummat Islam..

Begitulah...

Pasca kepulangan team Relawan Komat yang berangkat ke Gaza, Palestina, beberapa waktu lalu, sebuah surat khusus dari mujahidah Palestina dititipkan melalui Relawan KOMAT Palestina, al-Ustadz Muhammad Ikhwan Abdul Jalil, Lc. Surat tersebut berbahasa Arab yang kemudian diterjemahkan oleh Divisi Kajian Komat Palestina, ustadz Abul Miqdad Al-Madany. Berikut isi surat terbuka yang diperuntukkan kepada para muslimah di Indonesia ini.


Bismillahirrahmanir rahim
Saudari-saudariku para muslimah di Indonesia…
Aku sampaikan salam penghormatanku untuk kalian, salam penghormatan Islam yang agung:
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh,
Amma ba’du…

Kami adalah saudari-saudari muslimah kalian di Palestina. Kami tumbuh di medan ribath dan jihad. Dan kami selalu berusaha untuk berpegang teguh pada agama kami yang agung, serta mendidik anak-anak kami untuk itu. Karena berpegang teguh pada agama Islam adalah (satu-satunya) tali keselamatan, berdasarkan Firman Allah Ta’ala dalam Surah Ali Imran:
“Dan barang siapa yang menginginkan selain Islam sebagai agama, maka itu tidak akan diterima darinya, dan kelak di akhirat ia termasuk orang-orang yang merugi.”

Karena itu, kami selalu berusaha untuk komitmen dengan al-Qur’an dan keislaman kami. Dan seperti itu pula komitmen pemerintahan Islam kami untuk menumbuhkan sebuah generasi yang selalu menjaga al-Qur’an, serta melahirkan ribuan penghafal Kitabullah di setiap tahunnya.
Dari bumi Palestina,medan ribath ini, kami mengirimkan surat persaudaraan dari lubuk hati yang dipenuhi cinta kepada saudari-saudari kami di Indonesia. 


Melalui surat ini, kami aturkan rasa terima kasih kepada semuanya atas sikap dan dukungan mereka untuk anak-anak bangsa Palestina kami.
Melalui surat ini juga, kami mendorong mereka untuk selalu mentarbiyah (membina) anak-anak mereka dengan tarbiyah Islamiyah dan komitmen dengan Syariat Allah; karena dalam itu semua terdapat pembinaan terhadap ruh dan jiwa, serta keteladanan terhadap akhlak Rasul kita yang mulia Shallallahu ‘ALaihi wa Sallam dan para sahabatnya yang mulia. Perhatikanlah sahabat mulia, ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu ketika mengatakan:
“Janganlah seorang dari kalian meminta dari dirinya selain al-Qur’an. Sebab jika ia mencintai al-Qur’an dan mengaguminya, niscaya ia akan mencintai Allah Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Namun jika membenci al-Qur’an, maka ia akan membenci Allah Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.”

Karena itu, siapakah di antara kita yang dapat menerima dirinya atau anak-anaknya 
menjadi orang yang benci kepada Allah dan Rasul-Nya yang kelak akan memberi syafaat 
kepada kita di hari kiamat?

Itulah sebabnya, saya membisikkan ke telinga saudara-saudara kami tercinta, kaum muslimin di manapun berada: “Kalian harus terus mempelajari dan menghafalkan al-Qur’an, serta berpegang teguh dengan ajaran-ajaran Islam. Sebab sesungguhnya siapapun yang menginginkan kemuliaan dengan Islam, niscaya Allah akan memuliakannya. Namun siapa yang mencari kemuliaan dengan selain Islam, niscaya Allah akan menghinakannya.”

Semoga Allah selalu memberikan taufiq-Nya untuk kalian untuk 
mengikuti apa saja yang dicintai dan diredhai-Nya.
Saudari-saudarimu, para muslimah yang sedang berjihad di bumi Palestina
Gaza, 29/6/2010.

Thursday, July 15, 2010

Rencana Baru..

Assalamualaikum wrh..

Apa khabar sidang yang membaca ?..semoga Allah sayang dan kasih pada kita..mudah-mudahan kehidupan kita seharian hanyalah berlegar-legar di sekitar naungan redha Allah swt sahaja..tiada yang lain !

Semester baru sudah bermula. Ini adalah tahun akhir pengajian undang-undang saya di Fakulti Undang-undang..

Tahun akhir, kami lebih dikenali sebagai 'Professional Year'..yea sangat mencabar tahun ini. Seminggu telah berlalu, semua kelas telah memberikan mukadimahnya..Masya-Allah, benar-benar apa yang dikatakan..inilah sebenarnya cabaran sebelum berhadapan dengan dunia sebenar. Hari-hari awal perkenalan dengan subjek evidence law, criminal procedure, civil procedure, ethic dan sebagainya...






ohya...


ada yang berpandangan bidang undang-undang ni satu bidang yang banyak kekhilafan..kerana banyak peguam hanya tahu buat duit dengan mengenakan fees yg tinggi, ada peguam yang mengambil kesempatan dan memanipulasi undang-undang untuk melepaskan dirinya, ada yang angkuh yang hanya tahu memperagakan fashion dan sebagainya..sebenarnya, di atas urusan apakah tuduhan2 ini diberikan..kerana bagi saya sendiri, bidang ini diceburi atas dasar keperluan ummah dan islam itu sendiri..Islam akan kuat bila adanya penguasaan pemerintah dan pemerintah tertegak atas dasar sistem perundangan. Kerana itu, jika orang islam menguasai undang-undang, mereka pasti boleh  menguasai dunia..Orang yang tidak tahu peraturan dan undang-undang pada hari ini, adalah orang yang akan sentiasa menjadi mangsa..






namun sayangnya, tidak ramai lagi yang mahu menjejaki Umar Tilmisani yang kedua..Bagaimana sejarahnya sebagai peguam dan hakim negara yang akhirnya menjadi pendukung dan pembela nasib para pejuang dari undang-undang yang sengaja direka-reka oleh rejim Jamal Nassir..






Seperti kata Saint Adhley, Selagimana orang islam buta dalam bidang undang-undang, kita akan terus menjajah fikiran, penglihatan, peraturan dan kehidupan mereka dengan sistem yang kita ada. sistem yang ada sudah cukup untuk menghalang sebarang kebangkitan yang mereka akan lakukan sekiranya mereka sedar"... 



Mungkin...


kerana itu juga saya sentiasa ulang-ulang peringatan sahabat saya..katanya.."Meskipun anti tidak suka dengan bidang ini, anti tetap perlu belajar untuk cinta pada bidang ini dan mengambil segala kepakaran didalamnya kerana islam berhajatkan pada kepakaran itu. Potensi ini anti tidak boleh sia-siakan sebab islam disuatu masa akan memerlukan pembelaan.."





Semoga Professional year ini dapat ditempuhi dengan baik dan semoga dalam kesibukan ini, Allah lapangkan masa2 yang ada untuk tetap istiqamah pada halaqah dan program2 yang soleh..Agar jika nanti Allah izin keluar pada masyarakat sebagai seorang Peguam, kita mampu menjadi Professional Muslim yang idda'e..yang tetap gigih dalam dakwah dan tarbiah...insya-Allah...





Moga Allah membantu dalam setiap urusan..